Jumat, 10 Oktober 2025

 


Bahasa Indonesia bagi saya

Sebagai individu yang tumbuh dan tinggal di Indonesia, saya menggunakan dua bahasa dalam kehidupan sehari-hari, yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dan penghubung, serta bahasa daerah sebagai bahasa ibu yang saya gunakan terutama dalam percakapan di rumah atau pun lingkungan tempat saya tinggal. Dari apa yang saya amati tentang penggunaan bahasa Indonesia saat ini, masih banyak yang menggunakan bahasa daerah karna dibesarkan dilingkungan yang dimana bahasa utamanya adalah bahasa daerah. Saya sendiri termasuk didalamnya karna besar di daerah Sumatera. Dulu, saya memiliki pemahaman bahwa bahasa Indonesia itu hanya dipakai oleh guru bahasa atau orang-orang yang bukan berasal dari daerah. Hal ini dipengaruhi oleh pemahaman lingkungan yang percaya bahwa bahasa Indonesia bukan untuk komunikasi sehari-hari karena kita punya bahasa daerah.

Seiring dengan mempelajari bahasa Indonesia saya jadi paham dan menyadari pentingnya terus menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini saya sadari apalagi setelah berpindah domisili dari daerah asal saya ke luar daerah, yang dimana kota yang saya tinggali sekarang bukan penutur bahasa daerah asal saya. Untuk bisa berkomunikasi dengan orang-orang dilingkungan yang baru, saya harus menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa penghubung, karena tidak semua orang mengerti bahasa daerah. Dalam pengalaman ini, saya menyadari bahasa Indonesia bukan hanya sebatas alat komunkasi, tapi sebagai penghubung untuk mengenalkan budaya daerah asal kepada lingkungan baru.

Dalam lingkungan akademik, peran bahasa Indonesia bagi saya adalah sebagai fondasi utama dalam komunikasi, terutama dikarenakan perkuliahan dengan sistem daring kunci utamanya adalah komunikasi. Bahasa Indonesia sebagai penghubung saya dengan rekan-rekan sesama mahasiswa dan para ibu & bapak dosen yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah. Di sini saya memahami bahasa Indonesia mampu menyatukan berbagai budaya, ras, agama maupun suku yang ada di Indonesia. Dengan bahasa Indonesia saya bisa menyampaikan pikiran, gagasan dalam ruang diskusi. Begitu juga dalam penyampaian dan penulisan tugas-tugas kuliah, dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai dengan ketentuanya, memberikan gambaran bahwa saya menerima dan berusaha memahami materi-materi perkuliahan.

Dengan perkembangan di era globalisasi penggunaan bahasa Indonesia mulai terpengaruh oleh bahasa asing. Kebanggaan dalam menggunakan bahasa Indonesia terutama pada generasi muda mulai menurun .Saya sendiri secara tidak sadar sering menggunakan bahasa gaul, bahasa yang informal ataupun bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari dan di media sosial. Pada akhirnya, bagi saya baik bahasa Indonesia, bahasa daerah  maupun bahasa asing tidak saling bersaing melainkan saling melengkapi.