Bahasa
Indonesia bagi saya
Sebagai
individu yang tumbuh dan tinggal di Indonesia, saya menggunakan dua bahasa dalam
kehidupan sehari-hari, yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dan
penghubung, serta bahasa daerah sebagai bahasa ibu yang saya gunakan terutama
dalam percakapan di rumah atau pun lingkungan tempat saya tinggal. Dari apa
yang saya amati tentang penggunaan bahasa Indonesia saat ini, masih banyak yang
menggunakan bahasa daerah karna dibesarkan dilingkungan yang dimana bahasa
utamanya adalah bahasa daerah. Saya sendiri termasuk didalamnya karna besar di daerah
Sumatera. Dulu, saya memiliki pemahaman bahwa bahasa Indonesia itu hanya
dipakai oleh guru bahasa atau orang-orang yang bukan berasal dari daerah. Hal
ini dipengaruhi oleh pemahaman lingkungan yang percaya bahwa bahasa Indonesia
bukan untuk komunikasi sehari-hari karena kita punya bahasa daerah.
Seiring
dengan mempelajari bahasa Indonesia saya jadi paham dan menyadari pentingnya
terus menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini saya
sadari apalagi setelah berpindah domisili dari daerah asal saya ke luar daerah,
yang dimana kota yang saya tinggali sekarang bukan penutur bahasa daerah asal
saya. Untuk bisa berkomunikasi dengan orang-orang dilingkungan yang baru, saya harus
menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa penghubung, karena tidak semua
orang mengerti bahasa daerah. Dalam pengalaman ini, saya menyadari bahasa
Indonesia bukan hanya sebatas alat komunkasi, tapi sebagai penghubung untuk
mengenalkan budaya daerah asal kepada lingkungan baru.
Dalam
lingkungan akademik, peran bahasa Indonesia bagi saya adalah sebagai fondasi
utama dalam komunikasi, terutama dikarenakan perkuliahan dengan sistem daring
kunci utamanya adalah komunikasi. Bahasa Indonesia sebagai penghubung saya
dengan rekan-rekan sesama mahasiswa dan para ibu & bapak dosen yang berasal
dari berbagai latar belakang suku dan daerah. Di sini saya memahami bahasa
Indonesia mampu menyatukan berbagai budaya, ras, agama maupun suku yang ada di
Indonesia. Dengan bahasa Indonesia saya bisa menyampaikan pikiran, gagasan
dalam ruang diskusi. Begitu juga dalam penyampaian dan penulisan tugas-tugas
kuliah, dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai
dengan ketentuanya, memberikan gambaran bahwa saya menerima dan berusaha
memahami materi-materi perkuliahan.
Dengan
perkembangan di era globalisasi penggunaan bahasa Indonesia mulai terpengaruh
oleh bahasa asing. Kebanggaan dalam menggunakan bahasa Indonesia terutama pada
generasi muda mulai menurun .Saya sendiri secara tidak sadar sering menggunakan
bahasa gaul, bahasa yang informal ataupun bahasa asing dalam komunikasi
sehari-hari dan di media sosial. Pada akhirnya, bagi saya baik bahasa
Indonesia, bahasa daerah maupun bahasa
asing tidak saling bersaing melainkan saling melengkapi.
