Kamis, 20 November 2025



 

 

Jembatan Digital dan Jurang Infrastuktur : Masa Depan PJJ Pasca Pandemi

(oleh : Sapitri)

Pendidikan jarak jauh memiliki sejarah yang panjang di dunia tidak terkecuali di Indonesia. Di indoneisia sendiri , Universitas Terbuka yang merupakan pelopor resmi pendidikan jarak jauh,  sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang ke-45 yang secara resmi berdiri pada tanggal 4 September 1984. Pendirian Universitas Terbuka bertujuaan untuk meningkatan pemerataaan pendidikan di Indonesia yang menjangkau seluruh pelosok negeri. Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini telah mampu membuat perubahan budaya belajar dengan menggunakan Learning Management System yang mempermudah siapa saja dalam melakukan proses pembelajaran.

Transformasi pendidikan tinggi saat ini sudah sangat terbuka menunjukkan bahwa siapa saja dapat memperoleh pendidikan tinggi dengan biaya yang terjangkau. Pendidikan jarak jauh memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk melanjutkan pendidilan tinggi. Hal ini dibuktikan pada saat pandemi Covid-19 pendidikan jarak jauh dimanfaatkan secara masif di semua jenjang pendidikan. Pendidikan jarak jauh saat ini memasuki era baru dimana kehadirannya tidak lagi dipandang sebagai sesuatu alternatif pendidikan.

Pendidikan jarak jauh memberikan sebuah pengalaman belajar yang sangat berbeda dengan pola pembelajaran konvensional. Mahasiswa tidak hanya dituntuk untuk bisa mempelajari materi pembelajaran saja melainkan pemanfaatkan teknologi informasi yang berkembang pesat. Internet sebangai sumber daya digital memiliki peranan penting dalam pengembangan metode pembelajaran mandiri bagi mahasiswa dalam upaya mempermudah pemahamannya dalam setiap materi pembelajaran.

Transformasi Digital: LMS sebagai Fondasi Budaya Belajar Baru

Kemudahan akses dalam mendapatkan materi pembelajaran ini sangat berguna bagi setiap mahasiswa maka dari itu Learning Management System menjadi pondasi utama pendidikan jarak jauh di era digital seperti saat ini. Dengan kata lain Learning Management System adalah sebuah perangkat lunak yang memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi mahasiswa karena semua aktivitas akademik dalam satu aplikasi atau berbasis web. Dibalik kemudahan akses yang di tawarkan oleh perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan jarak jauh yang begitu mudah dan terjangkau, pendidikan jarak jauh juga mendapati kekurangan dan ini akan menjadi tantangnya yang harus terus dilakukan pengembangan, agar terwujud sistem pendidikan jarak jauh  yang profesional, dinamis dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Antara tantangan dan kesempatan

Pendidikan jarak jauh memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang tidak terikat dengan jarak maupun waktu. Pendidikan jarak jauh juga memberikan kesempatan untuk saling berkomunikasi maupun kolaborasi dengan rekan-rekan sessama mahasiswa maupun dosen dari berbagai daerah di Indonesia atau bahkan hingga manca negara karena semuanya terhubung dengan internet. Ketergantungan akan akses internet ini adalah pekerjaan rumah yang sangat besar bagi pemerintah agar semua orang dapat merasakan pendidikan tinggi.

Penerapan teknologi dalam pendidikan jarak jauh memiliki tantang yang sangat kompleks mulai dari keterbatasan infrastruktur teknologi, jaringan internet yang stabil dan keahlian pengajar dalam menyampaikan materi pembelajaran sehingga mahasiswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan sangat baik. Selain hal diatas mahasiswa juga harus memiliki metode pelajaran yang konsisten dan tidak bergantung pada kecerdasaan buatan (AI) dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen. Hal ini disebabkan adanya perbedaan metode dalam proses belajar mengajar kovensional yang dapat berinteraksi langsung dengan mahasiswanya. Untuk itu dosen harus mampu memanfaatkan media komunikasi dua arah digital seperti Zoom, Microsoft Team maupun Google Meet dengan baik. Hal ini bertujuan agar proses belajar mengajar lebih efektif, komunikatif dan tidak membosankan.

Menuju PJJ yang professional dan berkelanjutan

Keterampilan dalam menggunakan media digital dalam pendidikan jarak jauh adalah suatu kewajiban bagi sivitas akademik, maka dari itu selain menghadirkan pendidikan jarak jauh, perguruan tinggi juga harus memperhitungkan aspek keamanan data pribadi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terjadinya kebocoran data yang perlu diatasi secara serius dan faktor keamanan data pribadi bukan hanya tanggungjawab pemerintah melainkan tangungjawab institusi pendidikan dan mahasiwa sebagai peserta didik yang juga harus mengoptimalasasi dalam penguatan pendidikan jarak jauh di masa mendatang.

 

 

Dosen pengampu  mata kuliah Bahasa Indonesia  universitas Insan Cita Indonesia:

Dessy Damayanthy, STP., MSi

Referensi :

·          Rokhmawati zahro, Aslan, dan Achmad Farchan. (2025) : Inovasi Teknologi dalam Pendidikan Jarak Jauh: Kajian Literatur.

https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/edukatif/article/view/3735/2696

·         Darmayanti tri, Made Yudhi Setiani, dan Boedhi Oetojo.(2007) : E- Learning Pada  Pendidikan Jarak Jauh : Konsep yang Mengubah Metode Pembelajaran  Di Perguruan Tinggi Di Indonesia

https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1231060&val=11703&title=E-LEARNING%20PADA%20PENDIDIKAN%20JARAK%20JAUH%20KONSEP%20YANG%20MENGUBAH%20METODE%20PEMBELAJARAN%20DI%20PERGURUAN%20TINGGI%20DI%20INDONESIA

 


Jumat, 10 Oktober 2025

 


Bahasa Indonesia bagi saya

Sebagai individu yang tumbuh dan tinggal di Indonesia, saya menggunakan dua bahasa dalam kehidupan sehari-hari, yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dan penghubung, serta bahasa daerah sebagai bahasa ibu yang saya gunakan terutama dalam percakapan di rumah atau pun lingkungan tempat saya tinggal. Dari apa yang saya amati tentang penggunaan bahasa Indonesia saat ini, masih banyak yang menggunakan bahasa daerah karna dibesarkan dilingkungan yang dimana bahasa utamanya adalah bahasa daerah. Saya sendiri termasuk didalamnya karna besar di daerah Sumatera. Dulu, saya memiliki pemahaman bahwa bahasa Indonesia itu hanya dipakai oleh guru bahasa atau orang-orang yang bukan berasal dari daerah. Hal ini dipengaruhi oleh pemahaman lingkungan yang percaya bahwa bahasa Indonesia bukan untuk komunikasi sehari-hari karena kita punya bahasa daerah.

Seiring dengan mempelajari bahasa Indonesia saya jadi paham dan menyadari pentingnya terus menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini saya sadari apalagi setelah berpindah domisili dari daerah asal saya ke luar daerah, yang dimana kota yang saya tinggali sekarang bukan penutur bahasa daerah asal saya. Untuk bisa berkomunikasi dengan orang-orang dilingkungan yang baru, saya harus menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa penghubung, karena tidak semua orang mengerti bahasa daerah. Dalam pengalaman ini, saya menyadari bahasa Indonesia bukan hanya sebatas alat komunkasi, tapi sebagai penghubung untuk mengenalkan budaya daerah asal kepada lingkungan baru.

Dalam lingkungan akademik, peran bahasa Indonesia bagi saya adalah sebagai fondasi utama dalam komunikasi, terutama dikarenakan perkuliahan dengan sistem daring kunci utamanya adalah komunikasi. Bahasa Indonesia sebagai penghubung saya dengan rekan-rekan sesama mahasiswa dan para ibu & bapak dosen yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan daerah. Di sini saya memahami bahasa Indonesia mampu menyatukan berbagai budaya, ras, agama maupun suku yang ada di Indonesia. Dengan bahasa Indonesia saya bisa menyampaikan pikiran, gagasan dalam ruang diskusi. Begitu juga dalam penyampaian dan penulisan tugas-tugas kuliah, dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai dengan ketentuanya, memberikan gambaran bahwa saya menerima dan berusaha memahami materi-materi perkuliahan.

Dengan perkembangan di era globalisasi penggunaan bahasa Indonesia mulai terpengaruh oleh bahasa asing. Kebanggaan dalam menggunakan bahasa Indonesia terutama pada generasi muda mulai menurun .Saya sendiri secara tidak sadar sering menggunakan bahasa gaul, bahasa yang informal ataupun bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari dan di media sosial. Pada akhirnya, bagi saya baik bahasa Indonesia, bahasa daerah  maupun bahasa asing tidak saling bersaing melainkan saling melengkapi.

 

 

Minggu, 07 September 2025

Ibu sekolah lagi


 Assalamualaikum.. 

    haiii, udah lama banget ga nulis diblog ini ya, terakhir 2012 ketika masi kuliah akuntansi. Kesibukan menjadi ibu rumah tangga atau full time mom kadang susah meluangkan waktu menjalani hobi atau sekedar me time. Sekarang aku sudah berstatus ibu rumah tangga dan dikaruniai 1 orang putri usia 3 tahun. Status ibu rumah tangga sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, karna sebagian orang beranggapan ibu rumah tangga hanya dirumah, mengurus rumah dan tidak menghasilkan '' UANG''. Menjadi ibu rumah tangga banyak yang dikorbankan, waktu, tenaga, maupun cita-cita, dan itu semua mulia.

    Setelah bertahun-tahun fokus ngurus rumah dan anak, akhirnya memutuskan buat kuliah lagi. Awalnya sempat ragu karena  waktu dan tenaga jadi pertimbangan besar. Tapi dorongan untuk terus belajar dan ngembangin diri menjadi pemacu semangat, terlebih lagi dukungan penuh dari suami dan keluarga . Sekarang, di sela-sela nyiapin sarapan dan nemenin anak bermain, aku juga ikut kuliah online, ngerjain tugas, dan kadang begadang. Nggak mudah, tapi semua ini jadi bukti kalau mimpi itu nggak ada batas waktunya. Jadi ibu rumah tangga bukan berarti berhenti bermimpi justru ini awal baru buat nunjukin kalau kita juga bisa!

    


Jumat, 28 Desember 2012

alhamdulillah

 alhamdulillah

sangat bersyukur sekali aku..
betapa berharga nya semua nikhmat yang di berikan oleh ALLAH.swt...
yang telah mengizinkan ku untuk hidup dan melakukan banyak hal di bumi NYA yang begitu dahsyat..
dan memberikan semua fasilitas yang serba tersedia..

tak bisa ku bayangkan ..
jika aku tak di beri kesempatan untuk tinggal di bumi NYA..
semua akses didunia tak akan dapat ku nikmati tanpa izin NYA..